Jangan Beli Laptop Baru Sekarang! Ini Alasannya
Di era Internet of Things sekarang ini, laptop sudah menjadi salah satu kebutuhan. Baik itu untuk anak-anak yang masih menempuh pendidikan, terkhusus mahasiswa atau para pekerja kreatif. Meskipun kemampuan smartphone dan tablet semakin meningkat, namun mereka belum bisa menggantikan fungsilaptop.
Sejauh ini pasar komputer memang didominasi OS Windowsbesutan Microsoft. Meski begitu, bukan berarti yang lain tak ada perlawanan. Tercatat Apple dengan Mac OS dan Google denganChrome OS masih berupaya mendobrak dominasi Windows. Nah, jika kamu ada rencana untuk membeli laptop baru, ada baiknya ditahan dulu. Dilansir dari Businessinsider, jika kamu membeli laptop baru sekarang, maka kamu salah memilih waktu. Nggak percaya? Ini alasannya.
3. Google Chromebook Mendukung Aplikasi Android
Alasan Kenapa Kamu Harus Menunggu Membeli Laptop Baru
1. Prosesor Super Kencang Segera Hadir
Prosesor generasi berikutnya dari Intel, yang disebut Kaby Lake akan segera hadir untuk PC desktop di awal tahun 2017 mendatang. Namun, khusus untuk laptop dan perangkat 2-in-1, prosesor tersebut bisa jadi akan hadir lebih cepat. Bahkan, diperkirakan laptop-laptop dengan prosesor Kaby Lake akan hadir dalam beberapa bulan mendatang, sebelum akhir tahun ini.
Berdasarkan apa yang disampaikan Brian Krzanich, CEO Intel, Kaby Lake saat ini sudah mulai dikirimkan ke para produsen laptop sejak bulan Juli. Umumnya, dalam jarak 2-3 bulan sejak Intel mengirimkan prosesor baru mereka, produk akhir dengan prosesor baru tersebut akan hadir di pasaran. Beberapa merek laptop ternama memang sudah mengumumkan produk mereka yang akan dilengkapi dengan prosesor Core i7 th Gen. Jadi, jangan beli laptop sekarang dan tunggu laptop dengan prosesor Kaby Lake.
2. MacBook Pro Baru Dengan Segudang Fitur
Buat kamu penggemar Apple atau berencana membeli MacBook, kamu harus tahan dulu. Pasalnya, Apple akan meluncurkan MacBook Pro terbaru lebih ramping, tipis, dan ringan dari pendahulunya. Tentu saja, dengan peningkatan yang signifikan dan beberapa fitur baru.
Pada MacBook yang beredar sekarang, deretan tombol functions memiliki fungsi masing-masing (seperti mengatur volume, playback media, dan kecerahan layar) yang tidak bisa diganti-ganti meskipun jarang terpakai. Kabarnya, Apple akan menyematkan layar sentuh OLED kecil di bagian atas keyboard untuk menggantikan baris tombol functions (F) di deretan teratas tombol keyboard. Jadi, kamu bisa menghilangkan fungsi yang tidak digunakan dan memasang shortcut yang lebih berguna.
Selain itu, MacBook Pro baru juga bakal disematkan sensor Touch ID untuk membuka perangkat tanpa harus mengetik password. Fitur TouchID juga berfungsi sebagai alat otentikasi ketika kamu melakukan belanja onlinedengan Apple Pay atau membeli aplikasi di App Store. MacBook juga mendukung USB-C dan removableMagSafe Charging Port.
3. Google Chromebook Mendukung Aplikasi Android
Akhirnya, Chrome OS secara resmi mendukung Google Play Store. Itu artinya lebih dari 1 juta aplikasi yang ada di Google Play Store akan bisa diunduh di Chromebook. Ini merupakan sebuah peningkatan yang luar biasa, mengingat Chromebook merupakan produk Google yang selama ini terkesan dianaktirikan. Chrome OS yang menjadi sistem operasi utama dari Chromebook jarang mendapat update maupun inovasi seperti halnya Android.
Meski begitu, tidak semua Chromebook bisa menikmatinya. Jadi, buat kamu yang kepincut untuk membeli laptop Chromebook baru pastikan sudah dikonfirmasi mendukung aplikasi Android atau menunggu laptop Chromebook seri baru.
Bagaimana, masih ngebet beli laptop baru? Lebih baik menunggu bukan, soalnya dari tiga sistem operasi utama di ranah komputer akan mendapat upgrade yang sangat signifikan. Jadi, bagaimana pendapat kamu dan apa yang kamu tunggu?





0 komentar